SATGAS Kurikulum Prodi Ilmu Adm. Negara Selenggarakan Lokarkarya

Program Studi Ilmu Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politk, Universitas Nusa Cendana, melalui Satuan Tugas (SATGAS) yang mempunyai tugas utama yakni menyusun Kurikulum Program Studi Ilmu Administrasi Negara, menyelenggarakan Lokakarya “Revisi Kurikulum Program Studi Ilmu Administrasi Negara), pada Senin (29/11) bertempat di Meeting Room Hotel Amaris Kupang.

 

Lokakarya yang dilaksanakan oleh SATGAS, diikuti oleh Dosen Prodi Ilmu Administrasi Negara. Di samping itu, lokakarya ini juga melibatkan Mahasiswa Prodi Ilmu Administrasi Negara yang bertugas sebagai notulen dan pengurusan administrasi. Lokakarya ini diselenggarakan demi memperoleh berbagai aspirasi dari peserta lokakarya, dalam rangka tercapainya suatu kurikulum program studi yang terintegrasi dengan Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi.

Antusias dari peserta lokakarya ini tentunya sangat tinggi. Dibuka dari pembahasan soal revisi nomenklatur program studi, visi keilmuan, paradigma keilmuan, sampai pada desain kurikulum yang akan menjadi kajian untuk kerja SATGAS setelah ini. Salah satu poin pembicaraan, yakni dibahasnya soal perubahan nomenklatur Program Studi Ilmu Administrasi Negara ke Program Studi Ilmu Administrasi Publik serta penyeragaman nomenklatur dari jenjang Sarjana, Magister, dan Doktoral.

Penambahan pada profil lulusan Socio Entrepreneur (Inovasi Sosial), perlu dipertimbangkan soal pemilihan mata kuliah yang nantinya akan menunjang profil lulusan tersebut. Penambahan tersebut bukan hanya saja terkait dengan profil kewirausahaan, tapi
lebih mengecurut kepada inovasi-inovasi dari lembaga pemerintah dengan menyeimbangkan asas publisitas dan juga adaptasi nilai-nilai korporasi.

Tak hanya itu, di dalam perumusan Kurikulum, ada juga beberapa wacana mengenai perubahan mata kuliah. Di antaranya seperti
wacana Penambahan mata kuliah e-Government (e-Gov) dan Manajemen Strategis. Rencananya, mata kuliah SIM akan menjadi pokok bahasan yang akan dibahas dalam mata kuliah e-Gov. Penambahan mata kuliah Manajemen Kinerja Pelayanan Publik akan diganti dengan Manajemen Strategis.

Wacana soal mata kuliah yang akan dicermati lebih lanjut, apakah akan merger atau dieliminasi, yakni mata kuliah Gender dan Birokrasi, Kebijakan Kependudukan, Kebijakan Pertanahan, Pengantar Kebijakan Publik, Manajemen Barang dan Jasa Publik,
Manajemen Anggaran Publik, Manajemen Hubungan antar Pemerintah Daerah, Statistik Sosial, Pembangunan Perkotaan dan Perdesaan. Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif akan digabungkan. Magang akan diberikan ada 3 SKS, Tidak hanya itu, ada rencana untuk pengelompokkan mata kuliah berdasarkan disiplin ilmu yang lebih spesifik dan juga substansi keilmuan.

Kegiatan yang dimulai dari pukul 09.00 sampai 16.00 WITA, ditutup dengan dengan beberapa catatan revisi bagi SATGAS dalam merumuskan kurikulum. Rencananya, diskusi untuk merumuskan kurikulum akan dilanjutkan di sela-sela waktu aktivitas kita. Terlebihnya lagi, diharapkan kerja sama dan perhatian dari berbagai pihak yang terkait di dalamnya perumusan kurikulum ini, agar terciptanya kurikulum yang komprehensif, sistematis serta berkelanjutan yang berdasarkan perkembangan paradigma Ilmu Administrasi Publik.(prx1s)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *